• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Thursday, May 23, 2019

TARGET TRANSFER MASA LAMPAU MILIK FERGUSON TERKUAK


Pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson ternyata pernah ingin membeli pahlawan Manchester City, Vincent Kompany. Tepatnya adalah empat tahun sebelum Kompany gabung Manchester City.

Itu adalah data yang didapatkan dari sebuah dokumen daftar target transfer milik Fergie pada 2004. Dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa salah satu buruan Fergie saat itu adalah Kompany yang saat itu bermain di Anderlecht.

Dalam bocoran itu, nama Kompany muncul di kolom 'target transfer' bersama dengan beberapa nama lain seperti Gabriel Heinze dan bintang Barcelona, Gerard Pique. Dua nama terakhir itu sendiri sukses didatangkan ke Old Trafford pada musim panas itu.

Namun nama Kompany gagal dalam perburuannya karena sang pemain bertahan di Anderlecht hingga musim panas 2006. Pada musim panas itu, Kompany menerima pinangan dari Hamburg SV senilai 8,8 juta poundsterling sebelum bergabung dengan Manchester City dua tahun kemudian yang kabarnya senilai 7 juta poundsterling.

Seandainya Kompany bergabung ke Manchester United pada 2004 silam dan bersinar, antara Manchester City dan United kemungkinan akan memiliki dekade yang sangat berbeda, dengan United juga sepertinya tidak mungkin mendatangkan Nemanja Vidic pada 2006.

baca juga : NI DIA RAHASIA RONALDO BISA SUKSES DI UNITED



Manchester City dan Kompany sendiri baru saja diumumkan berpisah setelah sang kapten membantu City meraih trofi keempat mereka, dua trofi Piala FA dan empat trofi Piala Liga. Kompany memutuskan kembali ke Anderlecht setelah berada di Etihad Stadium selama 11 tahun.

Selain nama Vincent Kompany, ada juga beberapa nama lain yang juga muncul sebagai target Fergie saat itu.

Di tempat lain dalam daftar, ada juga nama Alan Smith. Mantan penyerang timnas Inggris tersebut akhirnya juga merapat ke Manchester United di musim panas 2004.

Selain itu ada juga nama Nicky Butt dan Diego Forlan dalam daftar. Dua nama itu masuk di kolom 'kelebihan' dalam daftar milik Fergie. Pada akhirnya, di musim yang sama keduanya dijual dengan Forlan gabung ke Villarreal, sementara Butt gabung ke Newcastle United.

Di posisi kiper juga muncul nama yang sekarang sudah banyak dikenal. Ada nama kiper Burnley dan timnas Inggris, Tom Heaton yang saat itu masuk di dalam kolom 'Pemain muda potensial bersama dengan Phil Bardsley, Kieran Richardson dan juga Jonathan Spector.
Share:

INI DIA RAHASIA RONALDO BISA SUKSES DI UNITED


Cristiano Ronaldo mengawali karir di Benfica. Dia sudah menunjukkan bakat besarnya. Namun, harus diakui bahwa Manchester United lah yang mencetak Ronaldo hingga kemudian menjadi pemain terbaik dunia.

Semua berawal pada tahun 2003 silam, saat Ronaldo dibeli oleh Manchester United dari Benfica. United terpikat dengan aksi Ronaldo usai sebuah laga uji coba. Dengan aksi individunya, Ronaldo membuat lini belakang United kocar-kacir.

Ronaldo bergabung dengan United pada saat usianya baru 18 tahun. Pada awal karirnya, Ronaldo bermain di posisi sayap. Dia punya kemampuan yang baik dalam hal olah bola dan kecepatan saat menerobos pertahanan lawan.

Menurut Rene Meulensteen, eks asisten pelatih Manchester United, semua berawal dari kartu yang diterima Ronaldo pada laga keduanya bersama United pada musim 2003/04. Ronaldo mendapat kartu merah di laga melawan Aston Vila dan harus absen bermain dalam tiga pertandingan.

"Itu yang memberi saya peluang sempurna untuk mengerjakan beberapa hal dengan Ronaldo," buka Rene Meulensteen pada The Coaches Voice.

"Saya percaya bahwa dia adalah salah satu penyerang terbaik di usia yang sangat muda, Tapi, dia tidak cukup produktif saat itu. Kami ingin dia mencetak gol lebih banyak dan dia juga inginkan hal yang sama," imbuhnya.

simak juga : JUVENTUS INGINKAN MAURIZIO SARRI DI KURSI PELATIH

Rene Meulensteen bukan hanya memberi latihan ekstra untuk Ronaldo agar skill olah bolanya terasah. Tapi, dia juga memberikan kesadaran mental bagi pemain asal Portugal untuk menekankan kerja keras dan memiliki target dalam karir sepak bolanya.

"Tujuan saya adalah membawanya dari tahap menyadari menuju ke memahami. Dia harus mengetahui posisi dia berada dan target yang ingin dicapai. Itu tentang beberapa hal di luar lapangan," tandas Rene Meulensteen.

Rene Meulensteen menyebut Ronaldo bukan tipe pribadi yang anti kritik. Pemain yang kemudian bermain untuk Real Madrid dan Juventus tersebut sangat terbuka dengan saran dan kritik. Tentu jika itu adalah masukan yang positif.

"Kami bicara soal target yang ingin dicapai. Saya menjelaskan padanya bahwa orang yang punya target dan menyusun strategi dengan untuk menggapainya akan lebih sukses dari orang yang bilang 'saya ingin ke situ' dan hanya berharap yang terbaik."

"Ronaldo selalu menerima apa pun yang dia rasa bisa membawanya lebih dekat dengan apa target yang diinginkan," tutup Rene Meulensteen.

Ronaldo pindah dari United pada musim 2008/09 menuju Real Madrid. Sebelum pindah, dia memberikan gelar juara Liga Champions pada Setan Merah. Ronaldo juga sukses menyabet satu gelar Ballon d'Or dengan seragam United.
Share:

Tuesday, May 21, 2019

JUVENTUS INGINKAN MAURIZIO SARRI DI KURSI PELATIH


Juara Serie A, Juventus sudah menentukan pelatih mana yang ingin mereka gunakan jasanya musim depan. Tim asal Turin itu disebut menjadikan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri sebagai prioritas manajer baru mereka musim depan.

Juventus memiliki pekerjaan rumah yang besar di musim panas nanti. Pasalnya mereka harus mencari pengganti Massimiliano Allegri yang memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya selaku juru taktik Juventus.

Tim berjuluk Bianconeri itu diberitakan sudah menghubungi beberapa manajer papan atas Eropa. Mereka disebut mulai melakukan proses seleksi internal mengenai siapa yang layak menjadi manajer mereka musim depan.

Dilansir Goal International, Juventus sudah menentukan daftar prioritas mereka untuk calon manajer mereka. Menurut laporan tersebut, pelatih yang menjadi incaran utama mereka adalah Maurizio Sarri.

Laporan itu mengklaim bahwa pertimbangan utama Juventus mendatangkan pelatih 60 tahun itu setelah melihat rekam jejaknya dalam dunia kepelatihan.

baca juga : MOURINHO DIRUMORKAN TUKANGI SALAH SATU KLUB SKOTLANDIA

Salah satu pencapaian terbaik dalam karir Sarri adalah saat ia menangani Napoli beberapa tahun yang lalu. Ia berhasil menjadikan I Partenopei sebagai penantang gelar serius bagi Juventus, di mana mereka sempat nyaris mengakhiri dominasi Si Nyonya Tua di Italia.

Manajemen Juventus dikabarkan sangat terkesan dengan kemampuan Sarri itu, sehingga mereka menilai Sarri bakal sukses besar dalam melatih tim mereka.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Juventus sudah mulai bergerak untuk mendapatkan tanda tangan Sarri di musim panas nanti.

Mereka sudah menghubungi sang pelatih. Mereka juga sudah mengajukan proposal penawaran mereka agar Sarri menangani Cristiano Ronaldo dan kolega musim depan.

Sarri dikabarkan cukup tertarik dengan tawaran tersebut, terlebih setelah situasinya yang tengah berada dalam ancaman pecatan jika ia gagal memenangkan Liga Europa musim ini.
Share:

MOURINHO DIRUMORKAN TUKANGI SALAH SATU KLUB SKOTLANDIA



Eks penyerang Blackburn Rovers Chris Sutton mengklaim Jose Mourinho mendapat penawaran untuk melatih di Skotlandia dari Glasgow Celtic.

Mourinho saat ini sedang menganggur. Status itu didapatkannya sejak ia dipecat oleh Manchester United pada Desember 2018 lalu.

Untuk mengisi masa-masa menganggurnya, Mourinho sempat menjadi pandit. Setelah itu, Mourinho sudah mengatakan bahwa ia akan kembali melatih pada musim depan.

Akan tetapi, belum diketahui klub mana yang akan ia latih nantinya. Namun Mourinho sempat dikait-kaitkan dengan beberapa klub dari Ligue 1 alias Liga Prancis.

Celtic sendiri sebelumnya dilatih oleh Brendan Rodgers. Namun pada pertengahan musim kemarin, Rodgers memilih hengkang ke Leicester City.

Setelah itu, Celtic menunjuk Neil Lennon untuk mengisi pos pelatih yang ditinggalkan oleh Rodgers. Namun sampai akhir musim ini, raksasa Skotlandia itu belum mengambil sikap apapun terkait penunjukan pelatih permanen musim depan.

Lennon sendiri diragukan akan dipertahankan oleh Celtic. Sutton kemudian mengklaim bahwa klub tersebut sejatinya sedang mencari opsi terkait pelatih anyarnya musim depan.

simak juga : SIMONE INZAGHI DIRUMORKAN SEGERA GANTIKAN ALLEGRI

Sutton kemudian ditanya siapa pelatih yang ingin ia lihat menangani Celtic musim depan. Ia kemudian menyebut nama Massimiliano Allegri.

"Allegri dari Juventus. Tapi itu tak akan terjadi," cetusnya pada BT Sport.

"Sungguh sulit untuk berdiri di sini dan mengatakan siapa yang akan menjadi manajer Celtic berikutnya karena ini adalah sebuah pekerjaan yang besar," klaimnya.

Sutton juga mengatakan bahwa ia meyakini Celtic pasti sudah melakukan pendekatan kepada Mourinho. Namun sama seperti Allegri, ia yakin tactician asal Portugal itu mustahil datang ke Celtic Park.

“Akan ada banyak manajer untuk itu (jadi kandidat pelatih permanen)," ujar Sutton.

“Mourinho sering dikait-kaitkan dan saya dituntun untuk percaya bahwa ada sesuatu dalam hal ada penawaran baginya," cetusnya.

"Tapi mengapa ia mau mengambil pekerjaan Celtic? Saya tidak mengerti. Saya tidak tahu kepastiannya tapi ada tawaran," tegasnya.
Share:

Sunday, May 19, 2019

SIMONE INZAGHI DIRUMORKAN SEGERA GANTIKAN ALLEGRI


Simone Inzaghi disebut makin merapat ke Juventus setelah sejumlah media di Italia melaporkan sudah ada kontak di antara keduanya.

Massimiliano Allegri akan segera menjadi masa lalu Juventus. Kini Bianconeri harus segera mencari penggantinya.

Sejumlah nama kandidat penggantinya bermunculan. Ada nama manajer Manchester City, Josep Guardiola.

Namun dengan tegas manajer asal Spanyol itu mengatakan tak akan pergi ke Italia musim depan. Kemudian ada nama manajer Chelsea, Maurizio Sarri.

Begitu juga nama manajer Tottenham, Mauricio Pochettino. Namun keduanya masih terikat kontrak dengan klub masing-masing.

Lalu ada nama Antonio Conte. Akan tetapi kabarnya Conte sudah sepakat untuk menukangi Inter Milan musim depan.

Selain itu ada juga nama pelatih Lazio, Simone Inzaghi. Pria berusia 43 tahun itu menunjukkan performa yang cukup mengagumkan dengan tim Ibukota tersebut.

Juve lantas disebut sangat tertarik pada Inzaghi. Sebab mereka kini mencari sosok pelatih yang masih muda.

baca juga : ALLEGRI ANGKAT KAKI DARI TURIN

Selain itu, Inzaghi disebut bisa membuat Juve bermain lebih menyerang. Pihak Bianconeri pun diklaim sudah mengadakan kontak dengan Inzaghi.

Kabar ini dilansir oleh tiga media yakni Sport Mediaset, La Stampa dan Corriere dello Sport. Mereka menyebut Juve meminta Inzaghi siaga untuk menerima informasi lebih lanjut.

Inzaghi baru saja membawa Lazio memenangi Coppa Italia. Trofi itu diraihnya setelah membawa timnya mengalahkan Atalanta 2-0.

Inzaghi sendiri sebenarnya masih terikat kontrak hingga tahun 2020. Lazio juga jelas menginginkannya bertahan.

“Benar bahwa kita menikmati malam ini, maka akan ada waktu untuk duduk bersama (direktur olahraga Igli) Tare dan Presiden untuk membahas semuanya," ujarnya.

"Kami memiliki hubungan yang baik, tetapi beberapa hal tidak boleh diterima begitu saja dengan melihat cara orang-orang berbicara," tandasnya.

Simone Inzaghi masih memiliki dua laga tersisa pada musim ini. Lazio akan berduel lawan Bologna pada awal pekan ini dan kemudian melawan Torino.
Share:

Saturday, May 18, 2019

ALLEGRI ANGKAT KAKI DARI TURIN


Sebuah kabar mengejutkan datang dari Juventus. Juara bertahan Serie A itu resmi berpisah dengan pelatih mereka, Massimiliano Allegri di musim panas nanti.

Kepastian berpisahnya Allegri dan Juventus itu diumumkan di website resmi klub pada hari Jumat (17/5) sore WIB. Dalam keterangan resmi tersebut, tidak disebutkan mengapa kedua pihak ini memilih berpisah di musim panas nanti.

Berikut adalah pernyataan resmi Juventus. "Massimiliano Allegri tidak akan berada lagi di bangku cadangan Juventus untuk musim 2019/2020," buka pernyataan resmi Juventus tersebut.

"Pelatih dan Presiden klub, Andrea Agnelli akan menemui media bersama-sama pada konferensi pers besok, Sabtu 18 Mei pukul 14.00 di ruang konferensi Pers Allianz Stadium."

Allegri sendiri pertama kali bergabung dengan Juventus pada tahun 2015 silam. Ia menggantikan sosok Antonio Conte yang pada saat itu memilih untuk pergi dari Turin.

simak juga : PROSES TRANSFER GRIEZMANN DAPAT SEBABKAN EFEK DOMINO

Allegri tidak butuh waktu lama untuk meraih kesuksesan di Turin. Dalam empat tahun terakhir, ia memenangkan empat gelar Scudetto dan tiga gelar Coppa Italia bersama Si Nyonya Tua.

Ia juga berhasil membawa Juventus dua kali masuk ke Final Liga Champions, namun sayang ia gagal meraih satupun trofi juara Liga Champions selama di Turin.

Menurut berita yang beredar di Eropa, Allegri sudah memiliki klub yang akan menjadi pelabuhan karir berikutnya.

Allegri disebut akan pindah ke PSG. Ia disebut akan menjadi juru taktik Les Parisien menggantikan Thomas Tuchel.

Allegri disebut tertarik pindah ke PSG karena manajemen PSG dikabarkan tengah menyiapkan proyek besar untuk ia tangani musim depan.
Share:

Friday, May 17, 2019

PROSES TRANSFER GRIEZMANN DAPAT SEBABKAN EFEK DOMINO


Antoine Griezmann sudah siap jadi transfer besar pertama di musim panas mendatang. Dia sudah memutuskan untuk meninggalkan Atletico Madrid di akhir musim ini dan dikabarkan bakal bergabung dengan Barcelona demi meraih trofi.

Uniknya, kepindahan Griezmann ternyata bisa memicu sederet transfer lainnya. Griezmann ke Barcelona bisa memulai efek domino yang memengaruhi Chelsea, dan Real Madrid. Bahkan bisa juga Manchester United.

Menukil Sky Sports, kepindahan Griezmann ke Barca sudah hampir pasti. Juara La Liga itu hanya perlu menebus klausul pelepasan Griezmann senilai 108 juta pounds.

Kehadiran Griezmann bisa memperkuat Barca yang masih penasaran dengan Liga Champions.

Membeli Griezmann, Barcelona jelas harus menyiapkan ruang di skuat utama. Griezmann juga datang dengan harga mahal, yang berarti Barca bakal menjual pemain.

Semua petunjuk itu mengarah pada penjualan Philippe Coutinho. Didatangkan dengan 146 juta pounds tahun lalu, Coutinho belum benar-benar memenuhi ekspektasi Barca. Kabarnya, Barca siap menjual Coutinho lebih murah asalkan untung.

Masalahnya, klub mana yang mau menerima Coutinho dengan segudang masalahnya? Sejauh ini ada Manchester United dan Chelsea yang terus diberitakan, pilihan ada di tangan Coutinho.

Adapun dengan asumsi Chelsea mampu meringankan sanksi larangan transfer mereka, menghadirkan Coutinho bisa jadi opsi terbaik. Eden Hazard berulang kali mengirim kode kepergiannya ke Real Madrid, Coutinho bisa jadi pengganti yang tepat.

baca juga : KEYLOR NAVAS SUDAH BERTEKAD BULAT TINGGALKAN MADRID

Performa Coutinho dinilai masih cukup bagus untuk Chelsea, dia hanya kesulitan di Barca karena tidak bermain di posisi terbaiknya. Chelsea mungkin tak perlu menyesali kepergian Hazard.

Saga Transfer Hazard masih menunggu final Liga Europa akhir bulan ini. Jika Chelsea menjuarai kompetisi tersebut, Hazard bisa saja mengubah keputusannya.Apabila Eden Hazard jadi angkat kaki ke Real Madrid, siapa pemain yang bakal dikorbankan? Menjawabnya cukup mudah. Gareth Bale mungkin bakal jadi pemain pertama yang dilepas Zinedine Zidane pada bursa transfer mendatang.

Bale gagal membuktikan diri sebagai bintang utama tim musim ini. Dia tidak mampu memikul beban yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo sebagai pemain bintang.

Hazard jelas bisa jadi pengganti yang tepat untuk Bale. Winger Belgia itu tengah berada di puncak permainannya.

Melepas pemain seperti Bale tidak akan mudah. Madrid harus menemukan pembeli tepat yang mau memenuhi tuntutan pribadi sang pemain.

Sejauh ini, Manchester United mungkin bisa jadi pilihan tepat. MU punya masalah penyerang sayap kanan yang tidak pernah diselesaikan, dan Bale bisa jadi jawaban yang tepat.

Mendatangkan Bale tidak akan murah, MU membutuhkan banyak uang. Setan Merah mungkin saja menjual pemain terbaiknya: Paul Pogba, untuk membiayai transfer Bale.
Share:

Wednesday, May 15, 2019

KEYLOR NAVAS SUDAH BERTEKAD BULAT TINGGALKAN MADRID



Kiper Real Madrid, Keylor Navas sudah memutuskan klub mana yang akan ia perkuat di musim panas nanti. Kiper asal Kosta Rika itu memutuskan untuk bergabung dengan klub asal Prancis, PSG di musim panas nanti.

Navas sendiri dikabarkan sudah ambil ancang-ancang untuk pergi dari Real Madrid. Posisinya sebagai kiper utama El Real disingkirkan oleh Thibaut Courtois yang bergabung dari Chelsea di awal musim kemarin.

Navas disebut sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah klub papan atas Eropa. Salah satunya ia diberitakan akan bergabung dengan Manchester United di musim panas nanti.

Namun menurut laporan Goal International, Navas tidak akan melanjutkan karirnya di Inggris. Ia disebut akan terbang ke Prancis untuk bergabung dengan PSG.

Laporan itu mengklaim bahwa Navas saat ini tengah menjalin pembicaraan yang serius dengan PSG untuk kepindahannya ke Parc Des Princes.

PSG disebut membutuhkan sosok kiper berpengalaman dalam timnya. Mereka mencari sosok yang bisa menggantikan Gianluigi Buffon yang dirumorkan tengah berpikiran untuk pensiun.

simak juga : HUKUMAN DILARANG TAMPIL DI LIGA CHAMPIONS MENANTI MANCHESTER CITY

Navas yang lima tahun terakhir menjadi penjaga gawang nomor satu Real Madrid dinilai memiliki jam terbang yng memadai. Selain itu pengalamannya memenangkan tiga gelar liga Champions membuat ia memiliki nilai plus bagi skuat PSG.

Laporan tersebut juga mengklaim Real Madrid tidak akan mempersulit kepindahan Navas ke PSG. Mereka bahkan sangat mendukung Navas pindah ke PSG.

Real Madrid sendiri berencana menggunakan Courtois sebagai kiper utama mereka musim depan. Mereka juga sudah mempersiapkan Luka Zidane sebagai pelapis Courtois musim depan.

Untuk itu mereka sudah tidak memiliki kepentingan dengan Navas sehingga mereka akan membiarkannya pergi di musim panas nanti.
Share:

HUKUMAN DILARANG TAMPIL DI LIGA CHAMPIONS MENANTI MANCHESTER CITY


Manchester City kini sedang dilanda rasa cemas. Pasalnya, mereka kini berada dalam ancaman yang serius. The Citizen kini sedang dalam ancaman hukuman larangan tampil di Liga Champions untuk durasi satu musim.

Manchester City saat ini masih dilanda rasa senang. Akhir pekan lalu, mereka baru saja merayakan gelar juara Premier League musim 2018/19. Gelar ini bakal sangat berkesan. Sebab, mereka dipaksa berjuang hingga pekan terakhir oleh Liverpool.

Pesta yang digelar oleh pasukan Josep Guardiola berpotensi bakal lebih panjang. Sebab, akhir pekan ini, Man City akan menjalani laga final Piala FA melawan Watford. Man City diunggulkan juara pada laga di Wembley tersebut.

Saat ini, UEFA sedang melakukan proses investigasi pada laporan keuangan yang disusun oleh Manchester City. Sebab, ada laporan dari media Jerman [Der Spiegel] terkait beberapa hal yang janggal dalam laporan keuangan The Citizen.

De Spiegel sendiri punya reputasi laporan investigasi yang kredibel. De Spiegel termasuk media yang getol mengungkap kasus pelanggaran pajak yang dilakukan oleh beberapa pemain bintang yang bermain di klub La Liga dalam beberapa tahun terakhir.

Man City dituduh terlibat dalam upaya penggelapan dana senilai 70 juta pounds dari Abu Dhabi United Group.

baca juga : BONUS TERSELUBUNG BAGI DUA PEMAIN BINTANG MANCHESTER UNITED

Dikutip dari The Sun, saat ini para pejabat dari UEFA sedang melakukan pembahasan soal laporan keuangan Man City. Pembahasan sudah dilakukan sejak dua pekan yang lalu. Hasilnya, ada hal yang dinilai 'mencurigakan' pada laporan keuangan Man City.

UEFA telah menunjuk Yves Leterme, yang tidak tidak lain adalah Perdana Menteri Belgia, untuk memimpin Dewan Kontrol yang bertugas melakukan investigasi atas kasus ini. Yves Leterme dan timnya akan bekerja hingga beberapa pekan ke depan.

Kasus yang dihadapi oleh Manchester City rupanya tidak main-main. Ada ancaman hukuman yang begitu berat sedang mengintai pasukan Josep Guardiola. Jika terbukti bersalah, maka Man City akan dipaksa absen dalam satu edisi Liga Champions.

Jika nantinya tuduhan itu benar dan Manchester City mendapat sanksi dilarang tampil di Liga Champions musim 2019/20, maka ini ini akan jadi berkah bagi Arsenal. Sebab, Arsenal yang akan jadi pengganti posisi Man City.

Arsenal sendiri mengakhiri musim 2018/19 dengan berada di posisi ke-5 klasemen Premier League. Mereka tidak berada di zona tim yang akan lolos ke Liga Champions sebagai wakil klub Premier League.

Namun, kini The Gunners kini punya dua peluang lolos ke Liga Champions. Pertama, mereka harus menjadi juara Liga Europa. Pada laga final, Arsenal akan berjumpa Chelsea. Cara kedua, Arsenal gagal menjadi juara Liga Europa tapi berharap Manchester City mendapat sanksi dari UEFA.
Share:

Monday, May 13, 2019

BONUS TERSELUBUNG BAGI DUA PEMAIN BINTANG MANCHESTER UNITED



Keberadaan Alexis Sanchez dan Paul Pogba dilaporkan telah memicu keretakan di ruang ganti Manchester United. Sebab, kedua pemain tersebut rupanya selalu mendapat bonus khusus saat mencetak gol atau assist.

Alexis Sanchez dan Paul Pogba memang mendapat banyak sorotan pada musim 2018/19 ini. Alexis Sanchez tidak cukup sering bermain. Dia juga tidak memberi kontribusi yang maksimal kedua tim saat dimainkan.

Sementara, cerita tentang Paul Pogba seolah tidak ada habisnya. Dia disebut sebagai pembangkang pada era manajer Jose Mourinho. Performanya sempat membaik bersama Ole Gunnar Solksjaer, namun kembali menurun pada akhir musim 2018/19.

Alexis Sanchez dan Paul Pogba adalah pemain dengan status bintang di skuat Manchester United. Keduanya mendapat gaji besar. Selain itu, mereka juga punya sederet klausul finansial lain dalam kontraknya dengan United.

simak juga : LAGI DAN LAGI VAN DIJK SABET PENGHARGAAN BEST PLAYER

Salah satu klausulnya adalah bonus khusus. Dikutip dari The Sun, Alexis Sanchez akan mendapat bonus 75 ribu pounds (Rp 1,3 miliar) setiap kali mencetak gol. Sementara, untuk satu assist dihargai 25 ribu pounds (Rp 465,2 juta).

Paul Pogba juga mendapatkan bonus serupa. Namun, jumlah berbeda dari yang diterima oleh Alexis Sanchez. Pemain asal Prancis itu mendapatkan 50 ribu pounds (Rp. 930 juta) untuk setiap gol yang dicetaknya. Lalu, Pogba akan mengantongi 20 ribu pounds (Rp 372 juta) untuk setiap assist.

Adanya bonus tersebut dikabarkan jadi alasan Paul Pogba selalu ngotot untuk mengambil setiap eksekusi penalti yang didapatkan United. Salah satunya pada laga melawan Leicester City, saat itu Pogba berebut eksekusi penalti dengan Sanchez.

Pada musim 2018/19, Alexis Sanchez mencetak dua gol dan tiga assist untuk United di semua kompetisi. Sementara, Paul Pogba mampu mencetak 15 gol dan sepuluh assist untuk United di semua level kompetisi.

Share:

Translate

Labels